Beberapa Macam Obat di Apotik Untuk Menangani Sembelit


Sembelit atau konstipasi ialah masalah pencernaan yang membuat BAB berasa sulit, keras, tidak nyaman. Bahkan juga, sebagian orang dapat sampai keluarkan feses yang berdarah sebab keras saat dikeluarkan. Sembelit umumnya dapat pulih sendiri tanpa ada obat. Anda mungkin perlu cukup minum air serta konsumsi makanan memiliki serat, seperti buah pepaya. Namun bila tidak segera pulih, Anda dapat minum obat sembelit yang di jual bebas di apotek. 

Obat untuk menangani sembelit 

Sembelit berlangsung sebab feses menumpuk serta mengeras hingga usus bergerak lebih lamban untuk mengeluarkannya. 

Obat sembelit di apotek biasanya sejenis pencahar (laksatif) yang dapat dibeli tanpa ada menebus resep. Obat pencahar kerja lewat cara yang berlainan pada setiap orang. 

Berikut beberapa macam obat pencahar yang dapat menolong lancarkan buang air besar: 

1. Laksatif bulk (bulk-forming laxatives) 

Obat pencahar ini adalah bentuk lain dari suplemen serat. 

Laksatif bulk perbanyak konsumsi air dalam feses hingga membuat ukuran feses semakin besar serta teksturnya lebih lembut. Feses yang semakin besar serta lembut bisa menyebabkan usus berkontraksi hingga feses keluar lebih gampang. 

Obat sembelit bulk forming laxative tersebut terbagi dalam beberapa macam: 

  • Psyllium 
  • Kalsium polikarbofil 
  • Serat metilselulosa 

Obat ini biasanya ada dalam bubuk atau puyer yang perlu dicampurkan dengan air. Type pencahar ini ada berbentuk cair, tablet, serta supositoria (tabung berisi obat yang dimasukkan ke anus). 

Obat ini aman dipakai dengan teratur dalam periode panjang, aman untuk kebanyakan orang terhitung lanjut usia. 

Tetapi, obat ini bisa memunculkan resikonya, diantaranya perut kembung serta kram. Untuk kurangi dampaknya, Anda harus mengawali dari dosis yang rendah. Anda pun akan dianjurkan untuk minum banyak air waktu Anda minum obat sembelit type ini. 

Berikan dahulu ke apoteker tentang obat-obatan lain yang sedang Anda pakai sebelum beli obat sembelit ini. Suplemen serat bisa mengganggu potensi badan untuk menyerap obat-obatan tersendiri. 

2. Obat pencahar lubrikan 

Obat pencahar lubrikan memiliki kandungan minyak mineral yang menolong melicinkan susunan dinding usus supaya feses dapat bergerak lebih lancar di usus. 

Pencahar lubrikan ada berbentuk cair untuk diminum langsung. Dampak obat ini akan mulai kerja dalam tempo 6-8 jam sesudah Anda minum. 

Tetapi, penting untuk didapati obat pencahar ini tidak bisa dipakai dalam periode waktu lama. Pencahar lubrikan bisa mengakibatkan resikonya seperti sakit serta kram perut. 

Diluar itu, pemakaian pencahar lubrikan periode panjang dapat mengakibatkan candu atau ketergantungan. Obat ini membuat badan kekurangan vitamin tersendiri, terhitung vitamin A, D, E, serta K. 

3. Obat pencahar osmotik 

Obat sembelit type osmotik menolong perbanyak jumlahnya air dalam usus untuk melunakkan feses. Akhirnya, Anda bisa buang air besar seringkali. Obat ini menolong Anda yang terkena sembelit dibarengi kram perut serta buang-buang angin. 

Obat ini ada berbentuk supositoria (dimasukkan ke anus) serta tablet minum. Obat bentuk supositoria biasanya dapat langsung kerja dalam 30 menit sesudah digunakan dibandingkan obat tablet. 

Ada beberapa macam obat pencahar osmotik: 
  • Magnesium hydroxide 
  • Magnesium sitrat 
  • Polietilen glikol 
  • Natrium fosfat 
  • Gliserin 

Obat pencahar osmotik biasanya aman dipakai untuk periode panjang. Namun, beberapa masalah mencatat jika obat sembelit ini dapat tidak ampuh jika sering dipakai. 

Resikonya obat ini diantaranya dapat mengakibatkan dehidrasi, kram perut serta diare. Anda harus minum banyak air untuk menghindarkan bermacam resikonya itu sepanjang memakai obat ini. 

Menurut BPOM di Amerika, obat osmotik yang memiliki kandungan natrium fosfat dalam jumlahnya yang terlalu berlebih bisa mengakibatkan kehancuran ginjal serta jantung. Karena itu, penting selalu untuk konsultasi ke dokter sebelum gunakan obat pencahar ini. 

4. Obat pencahar insentif 

Bila sembelit Anda sangatlah kronis serta memerlukan penyembuhan instant, laksatif insentif ialah jawabannya. Obat pencahar insentif dalam sediaan oral umumnya kerja sesudah 6-10 jam sesudah diminum. Obat insentif untuk menangani sembelit ini gampang diketemukan di toko obat atau apotek. 

Pencahar insentif ini berperan menyebabkan otot-otot usus supaya berkontraksi keluarkan feses. Obat ini ada dalam sediaan cairan, oral atau kapsul, enema, serta supositoria. 

Type pencahar insentif mencakup: 
  • Bisacodyl 
  • Sennoside 

Satu diantara resikonya pencahar insentif yang umum ialah kram perut. Semestinya Anda pun tidak memakai obat pencahar insentif dalam periode panjang sebab membuat badan beresiko kebal pada obat ini. Kebal obat membuat sembelit Anda justru akan lebih buruk saat berhenti minum pencahar ini. 

5. Obat pelunak tinja 

Pelunak tinja ialah obat pencahar yang memiliki kandungan surfaktan untuk melunakkan feses karena sembelit sesudah operasi atau melahirkan. Obat ini berperan memberikan tambahan air serta lemak ke feses. Akhirnya, pergerakan usus bertambah lembut untuk keluarkan feses. 

Obat pelunak feses biasanya perlu waktu paling tidak 1-3 hari untuk mulai kerja. 

Obat sembelit ini ada dalam tablet, kapsul, serta cairan. Ada pula yang ada jadi enema serta supositoria. 

Obat ini mempunyai dikit resikonya hingga aman untuk pemakaian periode panjang. Contoh pelunak feses ialah docusate. 

6. Laksatif agonis 

Laksatif agonis kerja melunakkan struktur feses dengan meningkatkan cairan serta tingkatkan saluran darah di aliran pencernaan. Obat pencahar ini ampuh bila pemicu sembelit Anda idiopatik akut. 

Walau demikian, obat ini tidak bisa diberi pada anak berusia dibawah 6 tahun. Dampaknya dapat berbentuk diare serta dehidrasi kronis untuk beberapa beberapa anak.

Belum ada Komentar untuk "Beberapa Macam Obat di Apotik Untuk Menangani Sembelit"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel