Pengertian Hifema dan Penyebabnya

Pengertian-Hifema-dan-Penyebabnya
Sumber: alodokter.com 
Pernahkan kamu mendengar tentang hifema sebelumnya? Penyakit seperti apakah itu? Apakah penyakit ini merupakan salah satu penyakit parah? Dilansir dari alodokter.com pengertian hifema adalah terkumpulnya darah di bilik depan mata di antara kornea atau selaput bening mata dan iris atau selaput pelangi. Ini biasanya terjadi karena cedera atau trauma yang menyebabkan iris atau pupil mata robek. Pendarahan yang terjadi berbeda dengan pendarahan yang terjadi pada lapisan tipis di atas bagian putih mata atau konjungtiva yaitu dikenal dengan pendarahan subkonjugtiva. Kumpulan darah pada hifema dapat menutupi separuh penglihatan atau menghalangi penglihatan seluruhnya. Kondisi ini dapat dialami oleh orang dewasa dan anak-anak. 

Setelah mengetahui pengertian hifema, kamu perlu tahu gejala apa saja yang akan dialami oleh penderitanya. Gejala umum hifema yang terlihat jelas adalah pendarahan di bilik depan mata. Jika pendarahan masih sedikit, penyakit ini tidak dapat dilihat secara kasat mata. Akan tetapi jika pendarahan terjadi banyak, mata dapat terlihat seperti dipenuhi darah. Gejala lain dari penyakit ini berupa nyeri pada mata, mata menjadi sensitif pada cahaya dan penglihatan kabur atau terhalang. Himefa dapat dibagi menjadi empat tingkatan dan dibagi berdasarkan banyaknya darah. Tingkat pertama adalah kondisi yang ditunjukkan dengan pendarahan kurang dari sepertiga bilik depan mata. Tingkat kedua adalah kondisi yang terjadi saat darah memenuhi sepertiga hingga setengah bilik depan mata. Tingkat ketiga adalah lapsan darah memenuhi separuh bilik depan mata dan tingkat terakhir ditandai dengan pendarahan yang memenuhi seluruh bilik mata anterior yang terlihat sepertii bola billiard angka 8 atau disebut juga dengan hifema bola 8. 

Lalu apa yang menjadi penyebab dari hifema ini? Dilansir dari halodoc.com berbagai hal yang diduga dapat menjadi penyebab hifema di antaranya adalah pembuluh darah pada permukaan iris mata tidak normal, cedera pada mata karena kecelakaan atau pada saat berolahraga, infeksi mata akibat virus herpes, gangguan saat pembekuan darah, hifema spontan dapat terjadi karena kelainan pembuluh darah atau pembentukan pembuluh darah baru, kanker mata, uveitis, dan komplikasi pasca operasi mata. Jika tidak segera ditangani, maka penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi seperti peningkatan tekanan bola mata yang menyebabkan terjadinya glaukoma. Kondisi semacam ini tidak bisa dianggap sepele karena akan berujung pada kebutaan. 

Sangat mengerikan bukan? Kamu tentunya tidak ingin menderita penyakit ini. penyakit yang akan menyebabkan kebutaan. Mata adalah indera yang sangat penting karena fungsi dan kegunaanya yang sangat berperanguh ketika melakukan kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, kamu perlu untuk mengetahui pengobatan dari penyakit ini. Untuk penanganan awal, pengidap hifema dapat berbaring dengan kepala yang ditinggalkan 45 derajat. Mata pengidap juga sebaiknya ditutup untuk beristirahat sejenak dan tidak melakukan aktivitas yang berlebihan. Jika kamu merasakan nyeri yang tidak tertahankan, kamu dapat mengonsumsi parasetamol. Obat yang mengandung aspirin tidak dianjurkan karena dikhawatirkan dapat memperberat pendaraha. Kamu juga dapat mengonsumsi obat penenang, anti nyeri, anti radang dan obat untuk menurunkan tekanan bola mata. Pada beberapa kasus, dokter perlu untuk mengeluarkan darah dari bilik mata depan tersebut. Ini akan menjadi wajib untuk dilakukan jika pendarahan yang terjadi banyak, tekanan bola mata meningkat dan tidak ada perubahan setelah diobati. 

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang penyakit ini seperti pengertian hifema dan penyebabnya serta pengobatannya. 

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Hifema dan Penyebabnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel